Orgasme wanita tanpa mengeluarkan cairan

Selamat malam, dok. Saya mau bertanya, saat bercinta saya dapat merasakan istri saya orgasme (kontraksi hebat pada vagina) hingga berkali-kali, namun dia sama sekali tidak pernah mengeluarkan cairan (squirting), apakah itu normal dok? Terimakasih.



Orgasme pada wanita seringkali memang lebih sulit diamati dibandingkan pria. Namun, Anda bisa mengetahui hal ini dari beberapa tanda berikut:

  • Vagina yang mengencang, membengkak, lalu mengeluarkan cairan pelumas vagina lebih banyak
  • Frekuensi napas dan denyut nadi meningkat
  • Wajah dan tubuh tampak memerah dan berkeringat, payudara membengkak
  • Tubuh terasa relaks dan sensasi seperti hilang kendali
  • Muncul gerakan refleks, seperti memukul, menendang, dan sebagainya
Tentu, tanda orgasme pada masing-masing wanita bisa bervariasi. Dalam ranah medis sendiri, squirting, atau lebih umum disebut dengan female ejaculation, masih banyak diteliti hingga kini. Kebanyakan ahli berpendapat bahwa wanita memang tidak akan mengalami ejakulasi yang menyembur sebagaimana pria. Saat mengalami ejakulasi, kelenjar di sekitar kelamin wanita memang akan memproduksi cairan pelumas lebih banyak, namun tidak sampai menyembur. Sedikit wanita bisa saja mengalami aliran sekresi pelumas yang cukup keras sehingga seperti menyembur, namun, tidak munculnya kondisi ini pun tidak lantas menunjukkan suatu kelainan. Peningkatan produksi pelumas vagina ini bisa diamati juga dari kondisi vagina yang basah, sehingga penetrasi penis akan terasa lebih mudah.

Pada beberapa kasus, produksi pelumas vagina bisa saja berkurang akibat banyak faktor, contohnya karena perubahan hormonal (seperti saat bukan masa subur, menjelang atau setelah menopause, dan menggunakan KB tertentu), mengalami tekanan mental (seperti saat sedang stres, cemas, takut, sedih), kelelahan, dan sebagainya. Bisa juga, pelumas vagina diproduksi lebih sedikit akibat efek samping obat yang sedang dikonsumsi.

Anda bisa periksakan langsung istri Anda ke dokter atau dokter spesialis kandungan bila merasa khawatir akan kondisi yang dialaminya. Dengan pemeriksaan lebih dini, tentu kemungkinan adanya penyakit bisa terdeteksi dan ditangani lebih awal.

Sementara itu, Anda bisa lakukan beberapa langkah berikut:
  • Perbaiki komunikasi Anda dengan istri, tanyakan teknik hubungan seksual seperti apa yang ia senangi
  • Tingkatkan empati Anda, bila merasa istri Anda sedang mengalami masalah, bantu ia carikan solusinya, jadilah pendengar yang baik
  • Dampingi istri mendampingi hidup sehat, termasuk dengan lebih rajin berolahraga, bangun dan tidur lebih teratur, dan jalani pola makan yang baik
  • Hanya lakukan hubungan seksual yang sehat dan bertanggung jawab, setialah pada pasangan Anda
Semoga membantu ya..


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Orgasme wanita tanpa mengeluarkan cairan"

Post a Comment