Skip to main content

Cara mengatasi amandel pada anak usia 8 tahun

Assalamualikum dok.. minta info dan bantuannya... anak saya usia 8 tahun.. dia punya amndel yg sering sekali kambuh...hampir 1 bulan sekali ke dokter.. dan dokter selalu meresepkan anti biotik... sebaiknya pengobatan atau therapy apa yg di lakukan dok.. supaya amandel tidak bolak balik.. kambuh? . untuk makanan sudah sangat dijaga... tapi kalau kecapaian kumat lagi .. Terimaksih info nya dok 


Waalaikumsalam Rizka. Terima kasih atas pertanyaan anda kepada Alodokter.

Amandel/tonsil merupakan salah satu bagian dari sistem imun tubuh yang terletak di rongga mulut bagian belakang. Pembesaran tonsil disebabkan oleh adanya peradangan pada tonsil atau disebut juga tonsilitis. Peradangan pada organ tersebut dapat disebabkan karena infeksi virus, bakteri, ataupun jamur. 

Tonsilitis dapat dialami oleh semua umur, namun kasusnya paling sering dijumpai pada anak-anak, terutama karena daya tahan tubuhnya yang masih belum begitu kuat. Beberapa contoh penyebab radang amandel misalnya: 

  • Tonsilitis viral. Infeksi virus merupakan penyebab infeksi pada tonsil yang paling sering terjadi. Gejala dapat meliputi demam, nyeri tenggorokan, batuk, nyeri kepala, nyeri pada otot ataupun sendi. Biasanya, gejala pada tonsilitis virus dirasa mendadak dan lebih parah dibandingkan radang akibat infeksi bakteri.
  • Tonsilitis bakterial. Terdapat beberapa bakteri yang dapat menyebabkan radang pada tonsil. Infeksi bakteri yang paling sering dan harus ditangani dengan baik adalah infeksi bakteri Streptococcus grup A. Penderita dapat mengalami gejala demam, nyeri tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, namun jarang disertai batuk. Apabila anak membuka mulut, dapat terlihat tonsil yang membesar disertai dengan adanya detritus (bintik atau bercak putih kekuningan pada tonsil yang merupakan gabungan dari sel-sel mati, kuman, dan air liur). Selain itu, tonsilitis akibat infeksi bakteri juga dapat disebabkan oleh infeksi difteri Tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan pemberian antibiotik.
  • Tonsilitis fungal atau akibat infeksi jamur. Biasa terjadi pada orang yang daya tahan tubuhnya sangat rendah, seperti penderita HIV/AIDS, konsumsi obat-obatan yang menurunkan daya tahan tubuh, dan lain sebagainya. 

Pada kasus anak anda, telah terjadi peradangan pada tonsil yang kambuh-kambuhan atau dapat dibilang kronik. Sebetulnya, akan lebih baik jika dicari tau penyebab dari tonsilitis tersebut, karena apabila bukan disebabkan karena infeksi bakteri, penggunaan antibiotik akan sia-sia dan justru dapat meningkatkan risiko bakteri kebal terhadap antibiotik yang diberikan.
Untuk tonsilitis yang disebabkan oleh virus hanya dibutuhkan penanganan terhadap gejala saja, misal bila demam diberikan anti demam seperti Paracetamol. Pemberian antibiotik pada kasus ini tidak ada manfaatnya.
Selain dengan pengobatan melalui obat yang diminum, cara Penangan tonsilis lainnya adalah dengan pembedahan. Pengangkatan tonsil dapat menjadi pilihan dan dilakukan apabila: 
  • Tonsilitis yang kambuh-kambuhan, lebih dari 7x dalam setahun, 5x dalam setahun selama 2 tahun berturut-turut, ataupun 3x dalam setahun selama 3 tahun berturut-turut
  • Tonsilitis yang menyebabkan anak hingga kejang saat demam
  • Tonsilitis kritis
  • Adanya penumpukan nanah di tonsil
  • Pembesaran tonsil yang menyebabkan gangguan nafas dan nutrisi
  • Pembesaran yang menyebabkan sumbatan jalan nafas saat tidur
  • Pembesaran tonsil yang dicurigai ke arah tumor.
Tetap jaga kesehatan dan daya tahan tubuh anak dengan:
  • menjaga kebersihan makanan/minuman, hindari makanan yang merangsang iritasi seperti gorengan, makanan yang berminyak, asam, ataupun pedas. Perbanyak konsumsi sayur dan buah serta makanan tinggi protein
  • perbanyak konsumsi air putih
  • cuci tangan setiap sebelum makan dan setelah dari kamar mandi
  • hindarkan anak dari paparan polusi, debu, dan lingkungan tidak sehat (banyak orang sakit batuk atau flu), misal dengan penggunaan masker.
Saran saya, karena kondisi tonsilitis yang anak anda alami sering sekali kambuh, anda dapat memeriksakan anak anda ke dokter spesialis anak  agar dokter dapat melakukan pemeriksaan secara langsung dan apabila diperlukan dapat dilakukan pemeriksaan penunjang lain seperti pengambilan sampel dari amandel serta kolaborasi dengan dokter THT. 

Sekian, semoga bermanfaat dan semoga anak anda cepat sembuh. Salam.

Dijawab oleh Dokter Sheryl Serelia  - Dari alodokter.com
sumber artikel dari : alodokter.com

Admin membagikan artikel ini agar pembaca bisa mendapatkan informasi yang di cari dan bermanfaat

Salam hormat & terimaksih untuk dokter yang menjawab


Comments

Popular posts from this blog

Cara mengatasi wajah gatal pasca perawatan wajah

Dok,, saya mau tanya.. semasa saya hamil saya sdh brenti pemakaian cream dll untuk wajah.. semenjak saya lahiran saya mau pakai skincare lagi.. tp knp saya jadi tdk cocok pakai skincare yg biasa saya pakai.. saya jadi suka gatal kadang bentol sperti digigit semut.. 

Ok pertanyaan seperti ini sering diajukan & sudah sudah dijawab oleh dokter ahlinya, mari kita simak bersama-sama ulasanya 

Perlu diperjelas, produk perawatan kulit apa yang Anda gunakan? Apa saja kandungannya?  Gatal dan bentol-bentol di kulit usai penggunaan produk perawatan kulit tertentu memang bisa jadi menandakan suatu ketidakcocokan terhadap produk perawatan kulit yang digunakan. Penyebab ini bisa banyak, di antaranya: 
Alergimisalnya apabila Anda memang memiliki kecenderungan untuk bereaksi berlebihan terhadap komponen dari produk yang digunakan
Iritasi misalnya apabila produk perawatan kulit yang Anda gunakan memang mengandung bahan yang sifatnya iritatif  Kadaluwarsa, dan sebagainya Namun, perlu juga Anda waspadai…

Manfaat terapi urin untuk kesehatan

Terapi urine - Air kencing atau air seni atau biasa disebut urine dihasilkan dari  cairan yang masuk ke dalam tubuh lewat makanan atau minuman kemudian sisa cairan diproses melalui ginjal atau  proses ekskresi kemudian dikeluarkan melalui proses yang disebut urinasi, atau lebih jelasnya cairan sisa dalam tubuh akan disaring di dalam ginjal lalu dialirkan melalui ureter menuju kandung kemih dan selanjutnya melakukan proses pembuangan urin dari dalam tubuh melalui uretra.

Makanan yang kita makan akan mempengaruhi rasa dan warna dari urin, selain itu suhu udara dan jumlah air yang diminum juga turut mempengaruhi warna dan rasa urin, untuk mereka yang mengkonsumsi banyak daging maka urin akan terasa asam, asin dan bisa juga pahit, namun mereka yang vegetaris urinnya akan terasa tawar.



Urin mengandung 95% air, 2,5% urea dan 2,5% campuran mineral, enzim, hormon dan garam, jadi di dalam urin atau air kencing terkandung zat-zat yang alami, karena itu urin merupakan obat alami yang terbaik yan…

7 Bahaya cemas yang berlebihan bagi kesehatan

Setiap kita pasti pernah mengalami cemas yang disebabkan oleh banyak faktor yang tiba-tiba datang sehingga kita merasa khawatir dan tidak tenang, namun jika kecemasan tergolong ringan maka tentunya tidak akan mengganggu kesehatan kita, tapi tahukah anda bahwa cemas yang berlebihan akan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

Seperti yang dilansir dari Boldsky menyebutkan bahwa orang yang terlalu sering cemas atau mudah cemas dengan hal yang sepele saja maka lama-kelamaan dapat mengakibatkan terjadinya stres yang berkepanjangan dan semakin lama dapat mengakibatkan depresi sehingga berdampak buruk bagi kesehatan tubuh baik mental maupun fisik.

Di bawah ini ada beberapa akibat yang terjadi jika kita sering mengalami cemas yang berlebihan yaitu:

1. Menurunkan daya tahan/ imunitas tubuh
Orang yang terlalu sering mengalami kecemasan akan berdampak buruk bagi kesehatan salah satunya adalah menurunkan daya tahan tubuh sehingga tubuh akan kesulitan untuk melawan berbagai penyakit sehingga o…